Koordinasi awal dengan pemerintah pekon

Program pemberdayaan ekonomi dan konservasi (PEKON) di pekon Teba merupakan wilayah site baru yang dikembangkan IMG_3432oleh Watala. Pada awal pengenalan wilayah dan masyarakat pekon, watala melakukan kunjungan ke Pekon Teba dalam rangka koordinasi dengan Pemerintah Pekon dan tokoh-tokoh adat disana. Watala juga melakukan pertemuan kelompok untuk menentukan lokasi air bersih, dan supervisi teknis dilakukan oleh konsultan teknis Bapak Himawan dan Fasilitator teknis Bapak Irwansyah. Lokasi sumber air bersih yang ada di pekon teba ada 2 (dua), dan yang nantinya akan digunakan untuk masyarakat adalah sumber yang berada disungai. Kunjungan ini dilakukan untuk menjalin komunikasi Para pihak untuk memperoleh satu Sinergi dalam menjalankan Program Sarana Air Bersih antara Danone, Watala dan Pelaksana Teknis Revitalisasi Sarana Air Bersih di Pekon Teba Kec. Kota Agung Timur, serta untuk mendapatkan respon baik dari para tokoh Adat dan Pemerintah Pekon Teba, dan penjajakan awal kondisi iklim masyarakat Pekon Teba sebagai Penerima Manfaat (Beneficaries Project).

Harapannya dengan koordinasi ini dapat menjalin komunikasi yang baik, ada kerjasama dalam membangun sarana air bersih dan pemberdayaan masyarakat. Adanya Harmonisasi antara Para Tokoh Adat, Pemerintah Pekon, Pelaksana Teknis, Watala, dan Danone dalam pelaksanaan Program pembangunan sarana air bersih dan pemberdayaan masyarakat Pekon Teba. Adanya peta keluarga yang mendominasi Pekon, dan masyarakat sebagai penerima manfaat (Beneficaries Project).

Pada tanggal 2 Desember Watala yang diwakili oleh sdr. Suhendri dan sdri. Hesti bersama Bapak Rama Zakaria dari PT. Tirta Investama melakukan kunjungan ke pekon. Dalam pertemuan tersebut Watal diperkenalkan dengan penanggung jawab teknis PT. IPU (Irawan Putra Utama) Bp Margono, Bp Pungki, dan Stafnya. Serta Fasilitator teknis ada Bp Wawan dan Bp Irawan, selain itu juga ada perwakilan dari KPSAB Bp. Suhaidi dan sdr Buyung, wakil dari Tokoh Pekon Bp. Azwansyah.

Pertemuan ini sebagai media konsolidasi persiapan pemberdayaan masyarakat dan perkembangan revitalisasi sarana air bersih. Pelaksana teknis sedang menyelesaikan pembangunan bendungan dan akan dilanjutkan penentuan titik tembok pembagi ke masyarakat penerima sarana air bersih, yang nantinya dilakukan bersama pelaksana program dari Watala. Rencana Titik yang akan dibuat sebanyak 25 titik dari 163 Keluarga penerima SAB tiap titik untuk 8-10KK.

Pekerjaan IMG_3484bendungan dilakukan oleh kelompok KPSAB (Kelompok Pengelola Sarana Air Bersih) Pekon Teba dibantu oleh warga lainya.

Sumber air bersih ini sebetulnya sudah dibuat bangunan oleh pemerintah namun pada pengoperasianya kurang optimal sehingga air tidak dapat dialirkan kepemukiman.

Faktor lain yang diperoleh dari wawancara dengan masyarakat bahwa tidak optimalnya pemanfaatan bangunan air yang dibuat salah satunya dari program PNPM adalah kurang kepeduliannya masyarakat terhadap perawatan bangunan sarana air bersih. Begitu banyaknya yang menggunakan fasilitas ini namun ketika ada kerusakan masyarakat enggan mengeluarkan biaya perawatan, tidak semua mau untuk sama-sama merawat.   Berbagai cara dilakukan masyarakat, PT. IPU (Irawan Putra Utama) melalui musyawarah dan tukar pendapat, dalam pembangunan sarana air bersih yang didukung oleh PT. Tirta Investama harapannya air dapat terdistribusi secara merata ke masyarakat Pekon Teba, seiring dengan pelaksanaan revitalisasi sarana air bersih, pada bulan desember Watala melakukan pendampingan kelompok baik kelompok KPSAB (Kelompok Sarana Air Bersih)  maupun PHBS (Pola Hidup Bersih Dan Sehat).

Bp Rama memberikan pengarahan kepada kelompok KPSAB bahwa dalam mempercepat revitalisasi sarana air bersih kelompok akan dibantu tenaga darIMG_3504i PT IPU (Irawan Putra Utama), dan ketika titik-titik pembagi sudah dibangun maka akan menjadi sub kelompok. Kelompok yang berhasil dalam menjaga dan mengelola SAB ini nantinya akan diajak study banding kelokasi lain yang sudah berhasil. Kelompok ini adalah sebagai alat masyarakat dalam mengembangkan potensi yang ada diwilayahnya.