Archive for December 2010

Kerusakan Hutan di Lampung Capai 60%

GEDONGTATAAN (Lampost): Kondisi hutan di Provinsi Lampung sudah kritis dengan tingkat kerusakan mencapai 60 persen. Kerusakan hutan terjadi akibat adanya perambahan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan, kerusakan hutan disinyalir disebabkan adanya perusahaan yang melakukan penebangan tanpa memperhatikan keseimbangan alam. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Warsito, saat melakukan Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon di Museum Transmigrasi, Desa Bagelen, Gedongtataan, Jumat (17-12).

“Provinsi Lampung memiliki hutan seluas 1,004 juta hektare. Sebagian hutan kini kondisinya rusak parah dan kritis hingga mencapai 60 persen lebih,” kata Warsito.

Dia juga mengatakan tingkat kerusakan hutan terjadi akibat adanya perambahan yang dilakukan warga maupun pihak perusahaan yang tinggal di kawasan hutan lindung.

Tak Ditanam Lagi Baca Selengkapnya... »

Omzet Perdagangan Satwa Liar Capai Rp9 Triliun

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Omzet perdagangan satwa liar di Indonesia mencapai Rp9 triliun per tahun. Hal ini akibat penanganan masalah tumbuhan dan satwa liar (TSL) ilegal belum ditangani secara terkoordinasi, hanya ditangani secara parsial oleh instansi tertentu.

Demikian terungkap saat rapat koordinasi dengan intansi terkait/para mitra dalam penegakan hukum di bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya di Provinsi Lampung. Rapat yang digelar kemarin di Hotel Indrapuri menghadirkan narasumber Kasubdit Penyidikan dan Perlindungan Wilayah I Lusman Pasaribu mewakili Direktur Penyidikan dan pengamanan Hutan, Koordinator Administrasi Pelabuhan Panjang H.T.P. Hutasoit mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut, kepolisian Polda Lampung, LSM Yayasan Badak Indonesia (YABI), dan perwakilan dari Wildlife Conservation Society (WCS). Acara dimoderatori ketua panitia Subakir dari BKSDA Lampung.

Menurut Lusman Pasaribu, Baca Selengkapnya... »