Archive for October 2010

HTR

Pengelolaan Hutan

Warga Lampung Barat Persoalkan Izin HTR

 

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com – Perwakilan masyarakat dari tiga kecamatan di Kabupaten Lampung Barat, yaitu Ngambur, Bengkunat Belimbing dan Bengkunat, mengadu ke DPRD Provinsi Lampung, Senin (24/10/2011) terkait persoalan izin pengelolaan hutan tanaman rakyat (HTR) di wilayahnya.

M. Nazrul, perwakilan warga, mengungkapkan, masyarakat meminta pemerintah mengkaji ulang soal izin pengelolaan HTR yang diajukan dua koperasi di wilayahnya yaitu Lambar Sumber Rezeki dan Sinar Selatan. Dari total sekitar 24.000 hektar luas HTR yang ada di tiga kecamatan tersebut yang juga telah dikelola warga selama ini, hampir separuhnya telah dicaplok izinnya oleh kedua koperasi itu.

“Lahan kebun yang selama ini kami kelola kini sudah jadi milik koperasi. Padahal, izin koperasi ini adalah fiktif, mengatasnamakan warga tetapi kenyataannya tidak didukung oleh masyarakat sesungguhnya. Izin yang kami inginkan adalah pengelolan secara individu, bukan oleh koperasi yang bisa disalahgunakan,” tuturnya.

Dalam audiensi ini, masyarakat Lampung Barat ini juga didampingi sejumlah aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Lampung dan LSM Watala. Mereka ditemui sejumlah anggota Komisi II DPRD Lampung. Nurzaini, anggota DPRD Provinsi Lampung mengatakan, pihaknya akan mencoba mengevaluasi soal izin-izin HTR di Lampung Barat, khususnya yang dikuasai oleh koperasi. “Proses ini masih akan berjalan. Kami akan mengkajinya,” tutur dia.