Archive for April 2010

Pengawasan HKm Cegah Perambahan Hutan

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Dinas Kehutanan Lampung akan membentuk tim untuk mengawasi program hutan kemasyarakatan (HKm). Efektivitas kerja tim tersebut akan berdampak langsung pada upaya pencegahan perambahan hutan.

“Hanya dengan pengawasan yang ketat HKm dapat berjalan sesuai dengan tujuannya,” kata Kepala Dinas Kehutanan Lampung Hanan A. Razak, Kamis (29-4).

Hanan menjelaskan secara struktural tim tersebut berupa Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). “Direncanakan akan Baca Selengkapnya... »

Izin HKm Harus Lebih Selektif

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Kementerian Kehutanan harus lebih selektif menerbitkan izin hutan kemasyarakatan (HKm) untuk melindungi fungsi hutan sebagai kawasan konservasi.

“Pemberian izin HKm kepada masyarakat harus lebih selektif,” kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung Hendrawan, Rabu (28-4).

Setelah izin HKm diberikan, kata dia, Dinas Kehutanan Lampung dan kabupaten harus memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan HKm. “Jika disalahgunakan, pemerintah harus mencabut izin dan jangan diperpanjang lagi,” ujar Hendrawan.

Secara terpisah, Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Arif Satria, mengatakan Baca Selengkapnya... »

Degradasi Hutan Cukup Tinggi

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Selama dua dekade terakhir kondisi hutan di Indonesia mengalami degradasi yang cukup tinggi. Penyebabnya, pemanfaatan hutan yang berlebihan, perubahan peruntukan kawasan hutan, kebakaran, hingga pencurian kayu.

“Kerusakan hutan di kawasan hutan produksi mencapai 44,42 juta hektare, kawasan hutan lindung mencapai 10,52 juta hektare, dan di kawasan hutan konservasi mencapai 4,69 juta hektare,” kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, saat berdialog dengan mahasiswa rimbawan atau Sylva Indonesia di ruang sidang Rektorat Universitas Lampung, Kamis (22-4).

Menurut Zulkifli, fakta ini jelas sangat Baca Selengkapnya... »

Menhut akan Serahkan Izin Pengelolaan HKm

KOTAAGUNG (Lampost): Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan, menurut rencana, akan mengunjungi Kabupaten Tanggamus untuk menyerahkan izin usaha pengelolaan hutan kemasyarakatan (HKm) kepada sembilan kelompok tani pengelola hutan di lima register, Kamis (22-4).

Kelima register yang akan mendapatkan izin HKm, adalah Register 39 di Penantian Ulubelu, Register 32 di Sinarjawa dan Datar Lebuay Air Naningan, Register 30 di seputaran Gunung Tanggamus, dan Register 21 dan 27 di Kecamatan Bulok.

Selain memberikan izin pengelolaan hutan kawasan, dalam kesempatan itu Zulkifli akan memantau tingkat keberhasilan pengelolaan HKm yang dikeluarkan di sejumlah register di Tanggamus.

“Kendati evaluasinya baru dilakukan lima tahun mendatang, sesuai ketentuan Baca Selengkapnya... »

HUTAN KEMASYARAKATAN: Pemprov Harus Serius

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung diminta serius menjalankan program pengelolaan hutan berbasis kemasyarakatan.

Jika keterlibatan pemerintah hanya dengan penerbitan peraturan atau kebijakan, program ini tidak akan mampu mengatasi kerusakan hutan di Lampung yang kini sudah mencapai 66%.

Hal ini terungkap dalam Seminar Nasional Tantangan Masa Depan Hutan Berbasis Masyarakat yang digelar Himpunan Mahasiswa Kehutanan Silva Indonesia di Pondok Rimbawan, Senin (19-4).

Salah satu pembicara dalam seminar kemarin, Christine Wulandari, menjelaskan Baca Selengkapnya... »

Menhut Terbitkan SK Izin HKm

LIWA (Lampost): Menteri Kehutanan RI kembali menerbitkan Surat Keputusan (SK) No. SK.58/Menhut-II/2010 tentang Penetapan Kawasan Hutan Lindung seluas 6.490 hektare, untuk dijadikan areal kerja hutan kemasyarakatan (HKm) selama 35 tahun di Lampung Barat.

Sebelumnya, Menhut juga menerbitkan SK No. 434/Menhut-II/2007, tanggal 11 Desember 2007, tentang Penetapan Kawasan Hutan Lindung menjadi wilayah kerja HKm seluas 1.970 hektare.

Dengan demikian, total hutan lindung yang ditetapkan menjadi HKm definitif di Lambar mencapai 8.460 hektare dari sebelumnya hanya 1.970 hektare.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kehutanan Lampung Barat Wirawan A.P., mendampingi Baca Selengkapnya... »