Archive for March 2010

Innalillahi Wa Inna Ilaihiroji’un

Telah Berpulang Kerahmatullah

 

Kakak Kami Tercinta  Ir. Drs. Houtman SDA

Bin. H. Sejati Raja

(Nia. W.195 – 87)

 

Pada Hari Kamis, Pukul 13.50 WIB

Dirumah Sakit Islam Yarsi Cempaka Putih, Jakarta

Pada Usia 45 Tahun

Almarhum di semayamkan di Rumah Duka, Jl. Tupai (Bhakti) Kedaton Bandar Lampung,

Berangkat untuk dimakamkan dikampung Karta Daya Murni – Tulang Bawang Barat

Pada Hari Jum’at, 26 Maret 2010

Semoga amal ibadah almarhum diterima disisi-Nya & keluarga yang ditinggalkan di beri ketabahan.

Salam,

Keluarga Besar Watala

 

5 Sungai di Lampung Rentan Pencemaran

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Lima sungai besar di Lampung rentan tercemar. Pasalnya, di sepanjang aliran terdapat industri-industri yang limbahnya berbahaya untuk keseimbangan biota air di sana.

Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Lampung Raja Sebuai, kelima sungai besar tersebut Way Sekampung, Way Pengubuan, Way Pegadungan, Way Seputih, dan sungai di Sukaraja, Telukbetung Selatan. Kelimanya sangat rentan pencemaran karena menjadi saluran buangan limbah dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) industri.

“Mereka tentu sudah memiliki IPAL yang baik. Namun kenyataannya pencemaran masih sering terjadi apalagi saat musim hujan tiba. IPAL yang ditampung bisa meluap dan kemudian mencemari sungai,” kata Raja saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (23-3). Saat ditemui, Raja Sebuai juga didampingi Kabid Pengawasan Lingkungan Hidup BPLHD, Masjari.

Masjari menjelaskan pencemaran sungai Baca Selengkapnya... »

KERUSAKAN HUTAN: Pansus Panggil 8 Perusahaan

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Panitia khusus (pansus) kerusakan hutan kembali menginventarisasi kawasan hutan di Lampung yang bermasalah. Sebelumnya tercatat sedikitnya ada delapan perusahaan besar di Lampung terlibat dalam pengelolaan HPH.

Pansus berjumlah 28 orang yang diketuai Abdullah Fadri Auly itu sepakat akan memanggil delapan perusahaan, HP2HP, Dinas Kehutanan, dan para pengelola kawasan.

“Kita mencatat ada sekitar 54 register Baca Selengkapnya... »

Pengelolaan Hutan di Lampung Menonjol

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Lampung cukup menonjol. Dalam skema hutan kemasyarakatan (HKm), Lampung berada pada posisi sesudah Jambi, Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat.

Demikian dipaparkan akademisi dari Universitas Lampung Dr. Christine Wulandari, pada seminar nasional yang diselenggarakan Persatuan Sarjana Kehutanan Indonesia (Persaki) di Tabek Indah, Jumat (12-3).

Sampai dengan Januari 2010 Provinsi Lampung telah memiliki 24 izin definitif HKm dengan periode 35 tahun seluas 23.116 hektare (ha). Izin tersebut meliputi lima tempat di Lambar seluas 1.969 ha, 14 tempat di Tanggamus seluas 15.817 ha, dan lima izin di Lampung Utara seluas 5.330 ha.

Meski demikian, Christine merekomendasikan adanya Baca Selengkapnya... »

Banyak Penyimpangan Pengelolaan Hutan Industri

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Banyak penyimpangan pada hak pengelola hutan tanaman industri (HPHTI). Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BPPHP) kesulitan melakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan dan Inhutani. Bahkan, petugas BPPHP diintimidasi.

Komisi II DPRD Lampung mendesak Dinas Kehutanan ikut bertanggung jawab atas penyimpangan yang dilakukan para pemegang HPHTI. “Tugas BPPHP adalah memantau hutan produksi. Artinya, koordinasi dengan Dinas Kehutanan. Tetapi, terjadi banyak penyimpangan, HTI ditanami singkong. Ini indikasi banyak penyimpangan,” kata anggota Komisi II DPRD Lampung, saat dengar pendapat (hearing) Komisi II DPRD Lampung dengan BPPHP perwakilan Lampung, pekan lalu, Senin (22-2).

Terkait dengan intimidasi, Kepala BPPHP Anwar Farid mengakui petugas-petugas lapangannya mendapat intimidasi tersebut ketika melakukan pemantauan di kawasan register. “Menurut laporan petugas kami, mereka selalu mendapat intimidasi bila akan melakukan pemantauan rutin ke daerah-daerah register, seperti di Register 42, 40, dan 46,” kata Anwar di hadapan anggota Komisi II. Baca Selengkapnya... »