Archive for December 2008

PENGUMUMAN

Saat ini aktivitas sekretariat Watala sudah berangsur normal kembali.

Telp 0721 705068 & 0721 771538 sudah dapat digunakan. hanya terkadang ada gangguan dari telkom.

Bandar Lampung Terendam Banjir

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Hujan deras yang mengguyur hampir dua jam, Kamis (18-12), menenggelamkan sejumlah kawasan di Bandar Lampung. Banjir terbesar dalam 23 tahun ini merendam permukiman dan rumah sakit, serta melumpuhkan transportasi dalam kota.

 Luapan air merendam permukiman di Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Timur, Telukbetung Selatan, Kotakarang, Panjang, Telukbetung Barat, dan Kedaton. Hingga pukul 23.00, air yang merendam Kotakarang masih setinggi satu meter dan kendaraan belum bisa melintas.

Banjir terparah melanda Kampung Sawah, Palapa (belakang Mal Kartini), Jalan Kartini (depan Bank Panin), Kaliawi, Pasir Gintung, Pesawahan, Jagabaya, Jalan Diponegoro, jalan di depan rumah dinas Danrem 043/Gatam, simpang tiga Gang PU, Pasar Kangkung, Sukaraja, Way Lunik, Ketapang, Talang, Kedamaian, Way Halim, dan Jalan Teuku Umar (simpang tiga Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek–RSUAM). “Air mendadak meluap. Tidak satu pun pakaian dan surat-surat penting yang bisa saya selamatkan,” kata Eli Yana, warga Jalan Teuku Umar yang rumahnya terendam dan hanya terlihat atapnya. Baca Selengkapnya... »

Taraf Hidup Nelayan Masih Rendah

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Taraf hidup nelayan di Lampung masih rendah dan sangat memprihatinkan. Teknologi yang dipakai nelayan Lampung masih tertingal dengan nelayan di daerah lain.

“Perlu dikembangkan sumber daya nelayan dan sumber daya fisik pesisir. Nelayan di Lampung belum memiliki kemampuan meningkatkan hasil tangkapan,” kata Ali Kabul, tenaga ahli Pemerintah Kota Bandar Lampung kemarin (16-12).

Hal tersebut disebabkan sumber daya nelayan masih sangat terbatas. Teknologi nelayan Lampung masih kalah jauh dengan nelayan daerah lain.