Archive for October 2008

Dukungan Sosial Untuk Masyarakat Adat Pengekahan

Sabtu, 25 Oktober 2008, di Pekon Way Napal tepatnya  Lamban Gedung Marga Way Napal Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Lampung Barat. Berlangsung acara silaturahmi masyarakat adat di Pesisir Krui. Selain silaturahmi kegiatan ini bertujuan untuk membangun kepedulian Saibatin 16 Marga terhadap perlindungan keberadaan masyarakat adat Marga Belimbing di enclave Pengekahan Pekon Way Haru Kecamatan  Bengkunat Belimbing Kabupaten Lampung Barat terhadap kasus tenurial dan pengusiran masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Saibatin 16 Marga Pesisir Krui; Marga Malaya, Marga Pugung Penengahan, Marga Pugung Tampak, Marga Pulau Pisang, Marga Way Sindi, Marga Laay, Marga Bandar, Marga Ulu Krui, Marga Pedada, Marga Pasar Krui, Marga Way Napal, Marga Tenumbang, Marga Ngaras, Marga Ngambur, Marga Bengkunat, Marga Belimbing, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lampung, Kompas, Lampung TV, Walhi Lampung, Kawan Tani, Watala, WWF Indonesia, ICRAF Asia Tenggara, Samdhana Indonesia (An Asian Center for Social and Environmental Renewal),  Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Persatuan Masyarakat Petani Repong Damar (PMPRD),  PPRLH, dan  beberapa anggota DPRD Lampung Barat.

Petugas Gagalkan Warga Masuk Register

KOTAAGUNG (Lampost): Petugas Dinas Kehutanan Tanggamus menggagalkan puluhan kepala keluarga (KK) memasuki kawasan Register 32 untuk bercocok tanam, Selasa (21-10).

Puluhan KK berasal dari sejumlah pekon di Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Talangpadang, Tanggamus, tersebut diduga hendak merambah kawasan hutan lindung Register 32 Kotaagung Utara di Pekon Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan. Mereka tepergok saat tengah melakukan kegiatan pembinaan.

Bermula, petugas mendapatkan puluhan pengendara sepeda motor membawa berbagai perlengkapan, seperti alat masak, golok, cangkul, tikar bahkan kasur tengah beristirahat di sekitar Way Salak, Pekon Datar Lebuay.