Archive for September 2008

“Konservasi Harimau: Warga Way Pengekahan Bersikukuh Menolak Direlokasi”

Bandar Lampung, Kompas – Warga Way Pengekahan, Desa Way Haru, Kecamatan Belimbing Bengkunat, Lampung Barat, menegaskan, tidak akan meninggalkan lokasi tanah adat mereka demi alasan apa pun, termasuk konservasi harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae). Mereka justru mempertanyakan niat Pemkab Lampung Barat memindahkan mereka.

Khusairi gelar Raja Muda Marga Belimbing atau Raja Pengekahan, Jumat (29/8), pada acara jumpa pers dengan sejumlah wartawan di Bandar Lampung dengan didampingi aktivis lingkungan Watala dan Kawan Tani menyatakan sikap tegas tersebut. ”Kami tidak ingin pergi atau meninggalkan tanah adat kami karena kami akan kehilangan hak-hak atas adat kami,” ujar Khusairi.