Archive for September 2007

Watala Beri Penghargaan Pelestari Hutan Bakau

LSM Watala Beri Penghargaan Pelestari Hutan Bakau

Republika Online, Senin, 10 September 2007  8:24:00

Bandarlampung–RoL– Mantan Kepala Desa (Kades) Margasari, Sukimin (almarhum), Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur yang meninggal pada Desember 2006 saat masih menjabat kades, menerima penghargaan pelestari lingkungan hidup dari LSM Keluarga Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup (WATALA) Lampung karena jasanya dalam melestarikan hutan bakau (mangrove) di kampungnya.

Penghargaan bagi Alm Sukimin itu, diberikan LSM WATALA melalui Direktur Eksekutifnya, Rama Zakaria dan Ketua Dewan Pengurus Ir Koes Hendarto MS didampingi Kepala Bapedalda Lampung, Syaifullah Sesunan kepada anaknya, Nyoto Suswono, mewakili keluarga, pada pembukaan Musyawarah Kerja (Muker) ke-13 LSM itu di Bandarlampung, akhir pekan ini.

LSM WATALA, menurut Rama Zakaria, menilai almarhum Sukimin selama menjabat kades dua periode berturut-turut itu, telah memberikan kontribusi berarti dalam melestarikan kawasan hutan bakau (mangrove) di kampung mereka dari ancaman kehancuran.

Sukimin almarhum selaku Kades di Margasari itu, menganjurkan warganya untuk menanam bakau dan memeliharanya, melarang siapapun menebang dan membabati pohon bakau yang ada serta menolak proyek penyaluran pipa gas nasional di desanya karena dapat menghancurkan hutan bakau di sana.

Keberadaan sekitar 2.000 Ha areal hutan mangrove di Margasari–di tengah hutan bakau di pesisir Pantai Timur Lampung yang nyaris habis dan gundul–menjadi kawasan bakau terluas di wilayah yang berbatasan dengan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di sana. “Kami memberikan penghargaan kepada almarhum atas dedikasi dan pengabdiannya untuk lingkungan hidup, sehingga hutan bakau di desa itu masih terpelihara dan lestari sampai sekarang,” ujar Direktur Eksekutif LSM WATALA, Rama Zakaria pula.

LSM itu berharap, dengan penghargaan tersebut dapat menjadi contoh dan teladan bagi pemimpin desa dan warga masyarakat maupun pihak lain untuk juga berbuat nyata bagi pelestarian hutan bakau dan lingkungan hidup di daerahnya masing-masing.

Kawasan hutan bakau di pesisir Lampung, terutama di Pantai Timur kini mengalami kerusakan parah, dengan upaya rehabilitasi belum optimal berjalan. Antara/yto