DISEMINASI HASIL PENYUSUNAN DRAFT PANDUAN MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM HUTAN KEMASYARAKATAN KABUPATEN LAMPUNG UTARA

Copy of DSCN0404

 

 

 

 

 

 

 

 

Watala bekerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lampung Utara menggelar kegiatan diseminasi hasil penyusunan draft panduan monitoring dan evaluasi program hutan kemasyarakatan Kabupaten Lampung Utara, Senin 15 Desember 2014, Pkl. 09.00 – 13.00 wib di Aula Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lampung Utara. Acara ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari Dishutbun Lampung Utara, BP4K Lampung Utara, Kelompok Tani Hkm Karya Maju, Tunas Hijau, Wana hijau, Sepakat Mandiri, Sidotaba Lestari dan Sindang Makmur, hadir pula perwakilan dari Forum HKm Lampung dan Waremtahu Lampung Barat.  Read the rest of this entry »

BKSDA TIDAK INGIN KONDISI HUTAN LINDUNG TINGGAL NAMA

Kondisi umum kawasan hutan lindung di provinsi lampung IMG_20140405_085143saat ini mencapai 317.615 ha persentase kerusakan senilai 79.56% seluas 253.647,34 ha 1. Menurut Kepala BKSDA Lampung Subakir, SH.MH kerusakan kawasan hutan lindung membutuhkan pemulihan dalam jangka waktu yang sangat lama, “butuh waktu 50 tahun” menurut pemaparannya dalam Training Pewartaan Transparansi Tata Kelola Kehutanan di Lampung pada 5 April 2014 di Hotel Amalia Bandar Lampung.

Kepala BKSDAjuga menyampaikan upaya pemulihan yang dilakukan pemerintah berupa pengkayaan tanaman, khususnya di kawasan yang dikelola masyarakat dengan skema HKm. Namun ketika masyarakat membutuhkan pendampingan yang intens tenaga penyuluh atau pendamping sangat sedikit, “sekarang mana ada yang mau stay bersama masyarakat dan dia tidak dibayar” ujarnya pula. Read the rest of this entry »

Anggaran BKSDA Mengalami Penurunan

Anggaran BKSDA Mengalami Penurunan

PENURUNAN ANGGARAN – Kepala BKSDA Lampung Subakir memberi keterangan mengenai penurunan anggaran BKSDA di 2014 ini kepada peserta training Pewartaan Transparansi Tata Kelola Kehutanan di Hotel Amalia, Sabtu, 5 April 2014 I Saryah M. Sitopu/Saibumi.com

Saibumi.com Bandar Lampung - Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung Subakir mengatakan, 2014 ini anggaran BKSDA Lampung mengalami penurunan. Read the rest of this entry »

Belasan Jurnalis-Aktivis Ikuti Training Pewartaan Kehutanan

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) – Sebanyak 20-an jurnalis, aktivis LSM, dan peneliti di Lampung mengikuti Training Pewartaan Transparansi Tata Kelola Kehutanan Lampung selama dua hari, Sabtu-Minggu (5–6/4) di Hotel Amalia Bandarlampung yang digelar Aliansi Jurnalis Independen Bandarlampung bekerjasama dengan WWF Indonesia, USAID-SIAP II, dan LSM WATALA. Read the rest of this entry »

5-6 April AJI Bandar Lampung Pelatihan Pewartaan Kelola Kehutanan

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Purna Jaya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung berinisiatif melaksanakan pelatihan pewartaan transparansi tata kelola kehutanan di Lampung 2014.

Bekerja sama dengan Watala, USAID, dan WWF Lampung, pelatihan akan berlangsung pada 5-6 April di Hotel Amalia.

Ketua AJI Bandar Lampung Yoso Muliawan menuturkan, peserta pelatihan terbatas untuk 20 orang jurnalis dan pegiat lingkungan di Lampung. Read the rest of this entry »

Mahasiswa Diajak Peka Pelestarian Lingkungan

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) – Lembaga Swadaya Masyarakat Keluarga Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup (WATALA) Lampung mengajak para mahasiswa untuk mendalami persoalan lingkungan hidup, sehingga dapat mendorong mereka meningkatkan peran dalam perbaikan kondisi lingkungan saat ini. Menurut Manager Informasi dan Komunikasi LSM WATALA Hesti Priveriasari, di Bandarlampung, Jumat (4/4), pembangunan yang pesat di perkotaan adalah salah satu indikator keberhasilan dalam pelaksanaan kepemerintahan setempat khususnya di Kota Bandarlampung. Pembangunan ini, menurut dia, terus berkembang seiring dengan kebutuhan akan pemenuhan fasilitas dan dapat berpengaruh dengan peningkatan pendapatan daerah yang mendukung terpenuhi ketersediaan fasilitas infrastruktur untuk membantu kelancaran akses ekonomi masyarakat. Namun keberhasilan di bidang pembangunan bukan berarti tidak berdampak kepada kehidupan lain, baik pada masyarakat maupun kondisi lingkungan, ujarnya lagi. “Kebutuhan akan penguatan penguasaan isu yang berkembang saat ini seharusnya tidak hanya digeluti oleh para aktivis lingkungan, namun kesadaran para generasi muda untuk berperan dalam perbaikan lingkungan juga harus dikenal oleh mahasiswa,” katanya. Read the rest of this entry »